ASI Eksklusif, Makanan Terbaik Untuk Bayi

Memberikan hanya ASI pada masa awal bayi dilahirkan tanpa tambahan makanan atau minuman lain hingga usia 6 bulan merupakan prinsip ASI Eksklusif. Hal ini sebagaimana pendapat para ahli yang menyatakan bahwa ASI adalah makanan terbaik untuk bayi.

 

Namun masih saja ada mitos atau anggapan di masyarakat, yaitu kekhawatiran bahwa ASI Eksklusif saja tidaklah cukup untuk memberi makan bayi. Apalagi jika pasca melahirkan ASI belum keluar atau mungkin keluarnya tidak lancar, karena khawatir bayi akan kelaparan maka ditambahkan atau bahkan digantikan dengan susu formula. Faktanya, ukuran lambung pada bayi yang baru lahir masih sangat kecil, sehingga belum banyak memerlukan asupan makanan. Bayi dapat bertahan 24 hingga 48 jam tanpa kelaparan, karena sebenarnya sudah dibekali makanan dari kandungan. Yang terpenting bayi jangan dipisahkan dari ibunya. Dengan rangsangan dan stimulasi, maka produksi ASI akan semakin banyak dan secara perlahan lambung bayi akan semakin membesar. Saat bayi menghisap payudara ibu, akan meningkatkan hormon prolactin yang mempengaruhi produksi ASI. Sehingga makin banyak dihisap, ASI keluar semakin banyak dan produksi ASI pun bertambah banyak pula.

 

Baca juga : Cara Tepat Memberikan ASI Eksklusif

 

Ketika bayi masih terus menangis, masyarakat memandang itu karena lapar dan diberikanlah makanan lunak seperti pisang atau bubur. Padahal sebenarnya, bayi menangis belum tentu karena lapar. Bisa jadi bayi menangis karena tidak nyaman, posisi menyusu kurang baik dan berbagai kondisi lainnya. Memberikan makanan lunak seperti pisang atau bubur pada bayi di bawah usia 6 bulan tidak dianjurkan, sebab sebenarnya bayi belum bisa mencerna makanan lunak secara sempurna, sehingga memberi makanan di luar ASI Eksklusif justru berisiko menimbulkan gangguan pencernaan, gangguan pada imunitas hingga kemungkinan tersedak. 

Comments

  • No Comment Yet
Please login first for post a comment