Anjuran dalam Melakukan Perjalanan Jauh, termasuk Doa Naik Kendaraan Darat

Apakah Anda tergolong orang yang suka melakukan perjalanan jauh atau traveling? Melakukan traveling atau safar merupakan salah satu hal yang dianjurkan Nabi Muhammad untuk dilakukan, terutama untuk perjalanan yang berlandaskan tujuan mulia, seperti perjalanan ibadah, perjalanan menyebarkan ilmu agama Islam, atau dalam rangka mengagumi dan memuji ciptaan Tuhan. Safat juga memiliki manfaat baik, salah satunya yaitu menambah wawasan kita tentang banyak hal dan bisa memperluas silaturahim. Meski melakukan perjalanan atau safar begitu dianjurkan dan memiliki manfaat yang baik, dalam Islam ada beberapa anjuran yang penting diperhatikan saat hendak melakukan safar. Mari simak bersama ulasan berikut ini. 

 

Anjuran dalam Melakukan Perjalanan Jauh

Anjuran yang pertama, yaitu disunnahkan untuk tidak bepergian seorang diri. Sunnah ini bukan hanya untuk perempuan, melainkan juga laki-laki. Carilah teman atau kerabat yang bisa menemani selama perjalanan. Melakukan perjalanan bersama dengan kerabat akan memudahkan kita untuk meminta pertolongan, jika terjadi hal-hal yang membutuhkan pertolongan. Kita juga bisa saling mengingatkan dan ada saksi. Kedua, saat akan keluar rumah, jangan lupa untuk membaca doa keluar rumah dan disusul dengan doa naik kendaraan darat. Doa keluar rumah, yaitu Bismillahi tawakkaltu ‘alallahu laa hawla wa laa quwwata illaa billaahil ‘alaiyyil ‘adzim. Doa ini bertujuan untuk meminta perlindungan dan keselamatan sebelum memulai perjalanan.

 

Ketiga, dianjurkan untuk berpamitan pada kerabat atau tetangga jika akan pergi jauh. Dengan berpamitan, keluarga akan senantiasa mendoakan dan menjaga rumah kita. Keempat, saat hendak menaiki kendaraan darat atau mengemudi Daihatsu, jangan lupa membaca doa naik kendaraan darat. Begitu pun jika akan melakukan perjalanan laut dan udara. Berikut ini kami informasikan tentang doa naik kendaraan darat dengan menggunakan lafadz latin, yaitu Subhanalladzi sakhara lanaa hadza wama kunna lahu muqrinin. Wa inna illa rabbina lamunqalibuun. Kelima, sebagai musafir atau orang yang melakukan perjalanan, kita harus memperbanyak berdoa dan shalawat selama perjalanan. Doa seorang musafir merupakan salah satu waktu doa yang diijabah.

Comments

  • No Comment Yet
Please login first for post a comment